April 16, 2026 17:59

Teologi Sufi Nusantara: Studi Naskah Klasik

100.000

Penulis

: Dr. Arrazy Hasyim, M. A. Hum

ISBN

: Tertunda

Penerbit

: Maktabah Nouraniyyah (Yayasan Ribath Nouraniyyah Hasyimiyyah)

Halaman

: 233 hal

Ukuran

: B5 (15x23 cm)

Bagikan

Sinopsis Buku

Buku ini membuktikan kelemahan pandangan Nicholson yang mengemukakan bahwa tasawuf terpisah dari nilai-nilai teologis. Malah Nicholson ‘nekat’ untuk menyimpulkan bahwa akar tradisi kesufian dalam Islam berasal dari Kristen.

Selain itu, buku ini akan memperkuat penelitian sebelumnya yang mengkritisi kesimpulan Nicholson. Ini sebagaimana dilakukan oleh ‘Abd al-Qādir Maḥmūd dalam al-Falsafah al-Ṣūfīyah fī al-Islām dan Ibrāhīm Hilāl yang menampilkan bahwa tasawuf tetap tidak terpisah dari konsekuensi teologis, walaupun keduanya menyadari ada pengaruh dari luar Islam.

Di sisi lain, buku ini akan mengkritisi penelitian-penelitian lain yang tidak jauh berbeda dengan kesimpulan Nicholson. Begitu juga Frithjof Schuon dalam The Transcendent Unity of Religions yang mencoba melakukan pendekatan ontologis terhadap Tuhan yang ia sebut dengan “Kebenaran” (Truth), sehingga terkesan berusaha keras mengangkat “sekat-sekat” teologis yang memang eksklusif dari ranah tasawuf.

Tokoh lain yang berbeda dengan hipotesis buku ini adalah Ignaz Goldziher yang menilai bahwa tokoh-tokoh sufi seperti Ibn ‘Arabī dan Jalāl al-Dīn Rūmī telah melampaui dan menembus batas-batas teologis yang kaku. Adapun Azyumardi Azra juga mengamini ‘perbedaan’ ini dengan berpandangan bahwa Sufi Nusantara seperti ‘Abd al-Ṣamad telah “mendamaikan” syariat dengan tasawuf, yang dalam konteks ini adalah mistisme filosofis Ibn ‘Arabī dan tasawuf al-Ghazālī. Pandangan ini menunjukkan indikasi kontradiktif antara tasawuf filosofis dengan teologi yang menjadi penekanan tasawuf al-Ghazālī.

Di samping itu, buku ini akan menunjukkan tiga hal utama, pertama tokoh-tokoh tasawuf Nusantara tidak merasa bertentangan dengan prinsip-prinsip teologi Sunni yang dianut. Kedua, mereka -selain sebagai sufi- juga berperan sebagai teolog, dan sebaliknya tidak sedikit teolog yang merupakan pemimpin suatu ajaran tarekat sufi. Ketiga, teks-teks tasawuf yang ditulis pada abad ke-17 sampai ke-19 membuktikan bahwa prinsip teologi Sunni selalu dijadikan pijakan pertama dan kontrol teologis dalam mencapai kesuksesan latihan spiritual.

Lihat Buku Lainnya

5/5

Rp.50.000

Dr. Arrazy Hasyim MA.Hum
5/5

Rp.100.000

Dr. Arrazy Hasyim, M. A. Hum